kopi Robusta adalah salah satu jenis kopi yang tidak sedikit
dikenal oleh masyarakat Indonesia. Varietas ini tidak sedikit ditanam oleh
semua petani kopi di Indonesia, sebab sifatnya yang gampang tumbuh di segala
jenis situasi tanah. Jenis kopi ini bisa tumbuh di elevasi 300 mdpl sampai 1000
mdpl. Cara pembibitannya juga sangatlah mudah, anda tinggal menarik keluar
bibit kopi robusta muda yang tumbuh liar di dekat pohon kopi dewasa, tidak
perlu menciptakan penyemaian. Kopi robusta tidak sedikit dibudidayakan oleh
semua petani kopi di distrik Kabupaten Pekalongan. Mereka menaman kopi robusta
baik di kebun maupun di hutan.
Ciri ciri pohon kopi Robusta:
1.
Batangnya kokoh dan bisa tumbuh tinggi
2.
Daunya lebar (lebih lebar dari kopi arabika,
lebih kecil dari kopi Liberika)
3.
Warna daun tuanya hijau pekat tidak banyak
bergelombang
4.
Warna daun muda atau pupusnya hijau muda tidak
banyak kecoklatan serta halus
5.
Cabangnya melintang/horisontal dan memanjang
6.
Buahnya bergerombol pada masing-masing cabang
sebesar kepalan tangan
7.
Aroma bunganya harum semebrak andai musim bunga
8.
Biasanya di wilayah kami, kopi robusta melulu
berbuah satu tahun sekali, tetapi tidak menutupbisa jadi dapat berbuah sejumlah
kali dalam setahun.
Kopi ialah salah satu minuman yang digemari
tidak sedikit orang di semua dunia. Bahkan, minuman ini telah menjadi unsur
yang lumayan besar dalam gaya hidup modern. Saat ini Anda dapat menemukan kedai
kopi di mana saja. Kopi yang disajikan juga pelbagai jenisnya. Jika kita bukan
penikmat kopi, barangkali sulit guna menghafalkan bermacam-macam kopi dan
perbedaannya masing-masing. Seperti halnya teh, kopi ditanam di sekian banyak belahan dunia. Oleh sebab itu, ada tidak
sedikit jenis biji kopi yang didapatkan dengan ciri khas yang berbeda-beda
pula.
Secara umum, biji kopi dipecah menjadi dua
jenis menurut spesies tanamannya. Dua jenis tersebut ialah biji kopi Arabika
dan biji kopi Robusta. Namun, dari setiap spesies tumbuhan kopi masih terdapat
lagi pelbagai variasi turunannya. Layaknya insan yang bermunculan dalam satu
spesies yang sama, masing-masing orang mempunyai ciri-cirinya sendiri menurut
suku, bangsa, atau lokasi kelahirannya. Begitu pun dengan biji kopi. Tunggu apa
lagi, silakan simak inilah ini.
Kopi Robusta
Tak laksana kopi Arabika, jenis biji kopi
Robusta tidak begitu tidak sedikit diproduksi. Spesies kopi ini tidak sedikit
tumbuh di benua Afrika unsur barat, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Namun,
sejumlah negara yang menghasilkan kopi Arabika pun menanam kopi Robusta.
Ciri-ciri kopi Robusta :
Tanaman ini lebih gampang tumbuh dan
dirawat dikomparasikan dengan tumbuhan kopi Arabika. Kopi ini bahkan dapat
ditanam di dataran yang tak terlampau tinggi dengan suhu yang berubah-ubah.
Dalam setahun, tumbuhan kopi Robusta dapat menghasilkan biji kopi lebih tidak
sedikit dari kopi Arabika. Bentuk bijinya bulat dan agak lebih padat daripada
biji kopi Arabika. Ukuran biji kopi Robusta pun lebih kecil dan teksturnya
tidak banyak kasar.
Rasa dan wewangian kopi Robusta
Ciri khas rasa kopi Robusta ialah pekat dan
agak pahit. Pasalnya, kandungan kafeinnya lebih tinggi dikomparasikan kopi
Arabika, yaitu sampai 2,2%. Cita rasa dan wewangian kopi ini paling kuat,
serupa dengan cokelat, teh hitam, dan kacang-kacangan. Setelah diubah menjadi
minuman, sejumlah jenis kopi Robusta wanginya agak laksana kayu. Biasanya kopi
Robusta dipakai sebagai bahan kopi instan.
Contoh kopi Robusta :
Indonesia tidak sedikit memproduksi jenis
biji kopi Robusta. Beberapa misal kopi Robusta dari Indonesia antara beda kopi
Lampung, Jawa Barat, Bali, Flores, dan Bengkulu. Kopi Luwak pun berasal dari
tumbuhan kopi Robusta, namun ada pun yang berasal dari tumbuhan kopi Arabika.
Kopi Robusta dari negara beda contohnya ialah India, Vietnam, Jamaika, dan
Uganda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar