Jumat, 10 Januari 2020

Ciri Dari Fisik Tanaman Kopi Robusta


kopi Robusta adalah salah satu jenis kopi yang tidak sedikit dikenal oleh masyarakat Indonesia. Varietas ini tidak sedikit ditanam oleh semua petani kopi di Indonesia, sebab sifatnya yang gampang tumbuh di segala jenis situasi tanah. Jenis kopi ini bisa tumbuh di elevasi 300 mdpl sampai 1000 mdpl. Cara pembibitannya juga sangatlah mudah, anda tinggal menarik keluar bibit kopi robusta muda yang tumbuh liar di dekat pohon kopi dewasa, tidak perlu menciptakan penyemaian. Kopi robusta tidak sedikit dibudidayakan oleh semua petani kopi di distrik Kabupaten Pekalongan. Mereka menaman kopi robusta baik di kebun maupun di hutan.

Ciri ciri pohon kopi Robusta: 
1.       Batangnya kokoh dan bisa tumbuh tinggi
2.       Daunya lebar (lebih lebar dari kopi arabika, lebih kecil dari kopi Liberika)
3.       Warna daun tuanya hijau pekat tidak banyak bergelombang
4.       Warna daun muda atau pupusnya hijau muda tidak banyak kecoklatan serta halus
5.       Cabangnya melintang/horisontal dan memanjang
6.       Buahnya bergerombol pada masing-masing cabang sebesar kepalan tangan
7.       Aroma bunganya harum semebrak andai musim bunga
8.       Biasanya di wilayah kami, kopi robusta melulu berbuah satu tahun sekali, tetapi tidak menutupbisa jadi dapat berbuah sejumlah kali dalam setahun.

Kopi ialah salah satu minuman yang digemari tidak sedikit orang di semua dunia. Bahkan, minuman ini telah menjadi unsur yang lumayan besar dalam gaya hidup modern. Saat ini Anda dapat menemukan kedai kopi di mana saja. Kopi yang disajikan juga pelbagai jenisnya. Jika kita bukan penikmat kopi, barangkali sulit guna menghafalkan bermacam-macam kopi dan perbedaannya masing-masing. Seperti halnya teh, kopi ditanam di sekian banyak  belahan dunia. Oleh sebab itu, ada tidak sedikit jenis biji kopi yang didapatkan dengan ciri khas yang berbeda-beda pula.
Secara umum, biji kopi dipecah menjadi dua jenis menurut spesies tanamannya. Dua jenis tersebut ialah biji kopi Arabika dan biji kopi Robusta. Namun, dari setiap spesies tumbuhan kopi masih terdapat lagi pelbagai variasi turunannya. Layaknya insan yang bermunculan dalam satu spesies yang sama, masing-masing orang mempunyai ciri-cirinya sendiri menurut suku, bangsa, atau lokasi kelahirannya. Begitu pun dengan biji kopi. Tunggu apa lagi, silakan simak inilah ini.
Kopi Robusta
Tak laksana kopi Arabika, jenis biji kopi Robusta tidak begitu tidak sedikit diproduksi. Spesies kopi ini tidak sedikit tumbuh di benua Afrika unsur barat, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Namun, sejumlah negara yang menghasilkan kopi Arabika pun menanam kopi Robusta.

Ciri-ciri kopi Robusta :
Tanaman ini lebih gampang tumbuh dan dirawat dikomparasikan dengan tumbuhan kopi Arabika. Kopi ini bahkan dapat ditanam di dataran yang tak terlampau tinggi dengan suhu yang berubah-ubah. Dalam setahun, tumbuhan kopi Robusta dapat menghasilkan biji kopi lebih tidak sedikit dari kopi Arabika. Bentuk bijinya bulat dan agak lebih padat daripada biji kopi Arabika. Ukuran biji kopi Robusta pun lebih kecil dan teksturnya tidak banyak kasar.
Rasa dan wewangian kopi Robusta
Ciri khas rasa kopi Robusta ialah pekat dan agak pahit. Pasalnya, kandungan kafeinnya lebih tinggi dikomparasikan kopi Arabika, yaitu sampai 2,2%. Cita rasa dan wewangian kopi ini paling kuat, serupa dengan cokelat, teh hitam, dan kacang-kacangan. Setelah diubah menjadi minuman, sejumlah jenis kopi Robusta wanginya agak laksana kayu. Biasanya kopi Robusta dipakai sebagai bahan kopi instan.

Contoh kopi Robusta :
Indonesia tidak sedikit memproduksi jenis biji kopi Robusta. Beberapa misal kopi Robusta dari Indonesia antara beda kopi Lampung, Jawa Barat, Bali, Flores, dan Bengkulu. Kopi Luwak pun berasal dari tumbuhan kopi Robusta, namun ada pun yang berasal dari tumbuhan kopi Arabika. Kopi Robusta dari negara beda contohnya ialah India, Vietnam, Jamaika, dan Uganda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar