Jumat, 10 Januari 2020

Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika


Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika

Ini Bedanya Kopi Robusta dan Kopi Arabika, Penikmat Kopi Harus Tahu!
Senin, 29 Januari 2018 17:50
Ini Bedanya Kopi Robusta dan Kopi Arabika, Penikmat Kopi Harus Tahu!
Net
Ilustrasi Kopi


 Jenis kopi yang sangat umum dijumpai di Indonesia melulu terdiri dari lima jenis saja. Di antaranya ialah arabika, robusta, liberika dan excelsa.

Namun dari keseluruhannya, malah jenis kopi Arabika dan Robusta lah yang sangat populer dan digilai oleh penyuka kopi nusantara.


Irawati Dian, empunya sekaligus barista di Warung Kopi Udin Wati, menuturkan, kopi Arabika dan Robusta pastinya mempunyai beberap perbedaan yang tidak banyak mencolok.

“Jika telah diolah, kopi arabika dan kopi robusta akan tidak banyak sulit guna dibedakan. Tapi pada prinsipnya bisa diketahui dari rasa, format biji, wilayah tempat tumbuhnya, tinggi pohonnya, keawetan terhadap hama, harga dan kelaziman selera meminum kopinya,“ kata Dian untuk Tribun Jabar, saat didatangi seusai mengisi pekerjaan Berbagi Pengetahuan Tentang Kopi, di Cafe Rio, Jala R E Martadinata No160, Kota Bandung, Senin (29/1/2018) siang.

Baca: Pecinta Kopi Wajib Tahu! Ini Dampak Positif dan Negatif dari Minum Kopi

Dian pun mengatakan, lazimnya kopi arabika mempunyai karakter rasa yang ingin asam. Selain tersebut arabika pun lebih kaya bakal rasa dan aroma.

Sedangkan kopi robusta mempunyai karakter rasa yang ingin pahit. "Karakter rasa yang dipunyai oleh robusta lebih laksana kacang-kacangan," ujar Dian.

Sedangkan format bijinya, kopi arabika memiliki format biji yang lonjong, gepeng dan agak memanjang. Maka kopi robusta kebalikannya mempunyai biji yang berbentuk bulat penuh.

Berbicara mengenai kandungan kafeinnya, kopi arabika mempunyai kandungan kafein yang lebih kecil. Kandungan itu berkisar antara 0,8% – 1,4%. Sedangkan kopi robusta mempunyai kandungan kafein yang lebih tinggi, yaitu sekitar 1,7% – 4,0%.


Kata Dian, dari kandungan kedua jenis kopi tersebut, juga diprovokasi oleh lokasi tumbuhnya pohon kopi arabika dan robusta.

Baca: Warung Kopi Udin Wati, Tempat Kongkow Penggemar Kopi yang Lagi Hits di Cimahi

"Kalau kopi arabika tumbuh di dataran tidak cukup lebih 800 meter diatas permukaan laut. Sedangkan robusta tumbuh di dataran 300-800 meter diatas permukaan laut," jelas Dian.


Begitu pun dengan pengaruh ketinggihan pohonnya. Pohon kopi arabika bisa tumbuh menjangkau 3 meter, dan pohon kopi robusta melulu dapat tumbuh selama 1–2 meter saja.

Dari karakter itu diatas bisa diketahui bahwa, keawetan terhadap hama pada kopi arabika dan robusta bakal berbeda.

Dian mengatakan, pohon kopi arabika memiliki keawetan yang lemah terhadap serangan hama dan penyakitnya.

Sebaliknya, pohon kopi robusta memiliki keawetan yang lebih powerful dari serangan hama dan penyakit.

Baca: Ini 5 Alasan Kafe Kopi Tarik Ulur Patut Kamu Kunjungi

Sehingga pada penetapan harga jual kopi bakal berpengaruh, yaitu harga kopi arabika lebih mahal bila dikomparasikan dengan biji kopi robusta.

Hal ini diakibatkan oleh perawatan yang mesti ektra sebab pohon kopi arabika rentan terhadap serangan hama dan penyakit.


Sebaliknya, robusta yang memiliki keawetan dari serangan hama dan penyakit, malah mempunyai harga yang lebih murah.

Untuk penguasaan pangsa pasar, Dian mengatakan, Arabika bisa menguasai 60% pasar kopi dunia.

Hal ini diakibatkan oleh arabika mempunyai karakter rasa yang kaya akan wewangian dan rasa yang kuat, sampai-sampai membuatnya bisa menguasai pasar dunia.ju


Kakau Robusta melulu menguasai 40% pasar kopi dunia. Dikarenakan rasa biji kopi robusta yang lebih pahit, sampai-sampai membuatnya lebih dipakai sebagai bahan dasar espresso atau blend.

Dari segi rasanya, guna penyajian kopi Arabika mempunyai karakter rasa dan wewangian yang kuat.

Oleh karena tersebut kopi arabika lebih sesuai disajikan sebagai single kopi origin, sampai-sampai penikmat kopi dapat menikmati rasa pribumi dari kopi arabika.


Selanjutnya koi robusta, lebih mempunyai karakter rasa yang ingin pahit. Maka dari itu, robusta lebih sesuai disajikan sebagai bahan dasar espresso atau blend.

Dengan begitu, rasa pahit yang terdapat di dalamnya dapat tidak banyak berkurang setelah diperbanyak creamer.

“Jadi, tersebut lah alasannya mengapa kopi Arabika lebih tidak sedikit dipilih oleh semua pecinta kopi. Di samping itu, rasa yang dimunculkan oleh arabika menciptakan para pencinta kopi ketagihan bakal rasanya yang spesial dan wewangian yang spesial," ujar Dian.

"Nah, Lain halnya dengan semua pembeli kopi robusta, seringkali mereka melakukan pembelian kopi dalam format cappucino atau blend. Mereka yang memesan jenis ini seringkali kurang menyenangi kopi, sampai-sampai mereka memilih kopi yang sudah diubah dengan gabungan gula atau creamer,” pungkas Dian

Mengenal Kopi Robusta


Mengenal Kopi Robusta 


3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!
Dengan kualitas yang dimiliki, pastinya kopi yang berasal dari Indonesia ini telah terkenal secara mendunia. Khususunya kopi robusta yaa. Penasaran dari mana saja asalnya bro? Lihat saja kabarnya di bawah ini.

3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!
Untuk semua penikmat kopi, tentunya telah tidak asing lagi dengan kopi robusta. Robusta tersebut sendiri adalahsalah satu jenis tumbuhan kopi yang memiliki tidak sedikit penggemarnya, lagipula di Indonesia sendiri. Nah, guna pilihan jenis kopi robusta yang sangat enak di Indonesia terdapat bermacam-macam bro. Untuk tersebut di dalam tulisan ini akan menjabarkan 3 jenis kopi robusta Indonesia yang mempunyai rasa terenak.

Namun sebelum tersebut ada baiknya kita memahami dulu sebetulnya apa tersebut kopi robusta, sebab tidak seluruh orang memahami seperti apa kopi jenis ini dan rasanya laksana apa. Memiliki nama ilmiah Coffea Canephora, nama robusta tersebut sendiri dipungut dari kata “robust”.

BACA JUGA: Apa Itu Kopi Specialty? (100% Pecinta Kopi Harus Tahu)
Robust tersebut sendiri berarti kuat. Sesuai dengan makna dan namanya tersebut, jenis kopi robusta memang mempunyai cita rasa yang powerful dan ingin lebih pahit ketimbang jenis kopi arabika. Lalu biji kopi robusta tidak sedikit digunakan bahan baku kopi siap saji dan pencampur kopi racikan untuk meningkatkan cita rasa kopi. Di samping itu, seringkali juga dipakai untuk menciptakan minuman kopi berbasis susu laksana cappuccino, café latte dan macchiato.

Untuk di Indonesia sendiri, kopi robusta memang menjadi di antara jenis kopi yang tidak sedikit digemari. Karena butuh diketahui pun bro bila Indonesia adalahsalah satu negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Sebagian besar dari perkebunan kopi yang terdapat di Indonesia sendiri ditanami kopi jenis robusta.

Oleh sebab tersebut pula, maka tak heran tidak sedikit terdapat sejumlah jenis kopi robusta yang berbeda-beda di masing-masing daerahnya. Contohnya saja guna di Pulau Jawa dan Sumatera mempunyai rasa yang bertolak belakang padahal jenis kopinya sama-sama jenis robusta. Untuk tersebut mari anda lihat sejumlah pilihan kopi jenis robusta yang terdapat di Indonesia pastinya dengan rasa yang terbaik.

Kopi Lampung
3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!

Biji Kopi Robusta Lampung. Credit: kupastuntas.co
Buat lo yang telah pernah mendengar kalau wilayah Lampung mempunyai kopi dengan rasa yang enak, itu tidak saja isapan belaka. Karena memang, wilayah Lampung sendiri mempunyai jenis kopi robusta terbaik di Indonesia. Bahkan penjualannya juga tidak main-main bro. Mencapai pasar internasional loh, maka tak heran kalau tidak sedikit orang yang menggali kopi robusta yang berasal dari Lampung.

Kopi robusta Lampung ini ditanam di atas elevasi sekitar 600 mdpl. Lalu dari letak geografis, iklim, serta situasi tanah yang subur menciptakan kopi robusta Lampung ini mempunyai cita rasa yang bertolak belakang ketimbang kopi robusta lainnya.

Robusta Dampit Malang
3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!

Biji Kopi Robusta Dampit Malang. Credit; coffeetherapy.id
Kalau lo hendak mencari suatu kopi robusta yang unik, Robusta Dampit Malang dapat menjadi di antara pilihan lo. Kopi itu berasal dari Kecamatan Dampit. Yang adalahsalah satu area yang menghasilkan jenis kopi robusta yang lumayan terkenal. Kenikmatan dari kopi robusta dari wilayah Dampit juga adalahhal yang tidak perlu guna dipertanyakan.

Tanpa terkecuali kopi Robusta Dampit malang ini memang telah terkenal sampai luar negeri. Penjualannya pun telah sangat tidak sedikit di dataran Eropa. Bahkan tidak tidak banyak orang Eropa yang menjadi peminat dari kopi ini. Dan kopi ini mempunyai rasa yang spesial atau special taste. Hal ini disebabkan biji kopi ini ditanam atau dibudidayakan di lahan dengan elevasi 800 mdpl serta mempunyai kontur tanah yang subur.

Tak melulu itu, 90% dari hasil developer biakan dari kopi Robusta Dampit Malang ini di ekspor ke luar negeri. Oleh karena itu, tak heran bilamana kopi asal Malang paling terkenal baik di domestik maupun di luar negeri. Hitung-hitung pun akan membawa nama baik Indonesia secara mendunia.

Robusta Bali Tabanan
3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!

Biji Kopi Robusta Bali Tabanan. Credit: lapakkopi.wordpress.com
Buat lo penikmati kopi sejati, tidak cukup rasanya bilamana lo tidak mencicipi sejumlah pilihan kopi yang berasal dari Bali. Salah satunya merupakan Robusta Bali Tabanan. Kopi yang memilki rasa yang menarik serta beraroma wangi cokelat nan menggoda.

Belakangan ini, cita rasa kopi dari Pulau Dewata tersebut terus dikembangkan, sebab orang tidak sedikit mengenal kopi arabika dari Kintamani yang sudah mendunia. Mungkin beberapa dari lo belum mengenal kopi yang ditanam di wilayah Pupuan oleh petani lokal.

Meski harga biji kopi robusta yang murah, rasanya paling nikmat andai lo menyesap. Rasanya ingin tidak terlampau pahit, sebab biji kopi tersebut tumbuh di atas elevasi 400-700 mdpl, diperbanyak cuacanya sejuk. Bagi kebun kopinya, sedang di 14 desa yang dikelola oleh petani lokal. Setiap musim tanam, mereka berjuang mencari bibit unggul yang dapat menghasilkan biji kopi sempurna. Penduduk desa saling berduyun-duyun untuk menempatkan kopi sampai menantikan masa panen tiba.

Ada karakteristik tersendiri yang dilaksanakan oleh petani lokal di sana dalam menempatkan kopi tersebut. Kalau sudah, biji kopi hijau dijemur di atas terik matahari. Aromanya terhirup wangi saat biji kopi ini telah dipanggang. Lalu, kopi siap digiling halus dan diseduh dengan air panas.

Sementara itu, kopi ini telah dinyatakan dunia sebab punya cita rasa yang mantap. Tapi memang popularitasnya belum dapat mengalahkan kopi arabika Kintamani bercita rasa asam dan wangi lemonnya menyeruak di hidung.

3 Jenis Kopi Robusta Indonesia Yang Berkualitas Dan Mendunia!

Pohon Kopi Robusta Bali Tabanan. Credit: balipost.com
Hampir di seluruh wilayah Tabanan, kopi dari Pupuan dipasarkan. Selain dapat diminum di sana, lo dapat membawanya sebagai buah tangan. Harga per kilogramnya dipasarkan murah yaitu sekira Rp30 ribu guna kualitas biasa. Lalu, guna biji kopi premium seandainya lo mesti merogoh kocek Rp45 ribuan.

BACA JUGA: 8 Kopi Single Origin Asli Indonesia, Yang Mana Favorit Lo? (100% Asli Nusantara)
Jadi bagaimana bro dengan informasi tentang 3 jenis kopi robusta Indonesia yang familiar tersebut? Semoga dapat menjadi petunjuk lo pada saat hendak memilih jenis kopi robusta yang terbaik dari Indonesia. Dari informasi di atas, seharusnya sebagai penduduk Indonesia anda harus turut bangga sebab dari kopi nama Indonesia familiar secara mendunia.

Ciri Dari Fisik Tanaman Kopi Robusta


kopi Robusta adalah salah satu jenis kopi yang tidak sedikit dikenal oleh masyarakat Indonesia. Varietas ini tidak sedikit ditanam oleh semua petani kopi di Indonesia, sebab sifatnya yang gampang tumbuh di segala jenis situasi tanah. Jenis kopi ini bisa tumbuh di elevasi 300 mdpl sampai 1000 mdpl. Cara pembibitannya juga sangatlah mudah, anda tinggal menarik keluar bibit kopi robusta muda yang tumbuh liar di dekat pohon kopi dewasa, tidak perlu menciptakan penyemaian. Kopi robusta tidak sedikit dibudidayakan oleh semua petani kopi di distrik Kabupaten Pekalongan. Mereka menaman kopi robusta baik di kebun maupun di hutan.

Ciri ciri pohon kopi Robusta: 
1.       Batangnya kokoh dan bisa tumbuh tinggi
2.       Daunya lebar (lebih lebar dari kopi arabika, lebih kecil dari kopi Liberika)
3.       Warna daun tuanya hijau pekat tidak banyak bergelombang
4.       Warna daun muda atau pupusnya hijau muda tidak banyak kecoklatan serta halus
5.       Cabangnya melintang/horisontal dan memanjang
6.       Buahnya bergerombol pada masing-masing cabang sebesar kepalan tangan
7.       Aroma bunganya harum semebrak andai musim bunga
8.       Biasanya di wilayah kami, kopi robusta melulu berbuah satu tahun sekali, tetapi tidak menutupbisa jadi dapat berbuah sejumlah kali dalam setahun.

Kopi ialah salah satu minuman yang digemari tidak sedikit orang di semua dunia. Bahkan, minuman ini telah menjadi unsur yang lumayan besar dalam gaya hidup modern. Saat ini Anda dapat menemukan kedai kopi di mana saja. Kopi yang disajikan juga pelbagai jenisnya. Jika kita bukan penikmat kopi, barangkali sulit guna menghafalkan bermacam-macam kopi dan perbedaannya masing-masing. Seperti halnya teh, kopi ditanam di sekian banyak  belahan dunia. Oleh sebab itu, ada tidak sedikit jenis biji kopi yang didapatkan dengan ciri khas yang berbeda-beda pula.
Secara umum, biji kopi dipecah menjadi dua jenis menurut spesies tanamannya. Dua jenis tersebut ialah biji kopi Arabika dan biji kopi Robusta. Namun, dari setiap spesies tumbuhan kopi masih terdapat lagi pelbagai variasi turunannya. Layaknya insan yang bermunculan dalam satu spesies yang sama, masing-masing orang mempunyai ciri-cirinya sendiri menurut suku, bangsa, atau lokasi kelahirannya. Begitu pun dengan biji kopi. Tunggu apa lagi, silakan simak inilah ini.
Kopi Robusta
Tak laksana kopi Arabika, jenis biji kopi Robusta tidak begitu tidak sedikit diproduksi. Spesies kopi ini tidak sedikit tumbuh di benua Afrika unsur barat, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Namun, sejumlah negara yang menghasilkan kopi Arabika pun menanam kopi Robusta.

Ciri-ciri kopi Robusta :
Tanaman ini lebih gampang tumbuh dan dirawat dikomparasikan dengan tumbuhan kopi Arabika. Kopi ini bahkan dapat ditanam di dataran yang tak terlampau tinggi dengan suhu yang berubah-ubah. Dalam setahun, tumbuhan kopi Robusta dapat menghasilkan biji kopi lebih tidak sedikit dari kopi Arabika. Bentuk bijinya bulat dan agak lebih padat daripada biji kopi Arabika. Ukuran biji kopi Robusta pun lebih kecil dan teksturnya tidak banyak kasar.
Rasa dan wewangian kopi Robusta
Ciri khas rasa kopi Robusta ialah pekat dan agak pahit. Pasalnya, kandungan kafeinnya lebih tinggi dikomparasikan kopi Arabika, yaitu sampai 2,2%. Cita rasa dan wewangian kopi ini paling kuat, serupa dengan cokelat, teh hitam, dan kacang-kacangan. Setelah diubah menjadi minuman, sejumlah jenis kopi Robusta wanginya agak laksana kayu. Biasanya kopi Robusta dipakai sebagai bahan kopi instan.

Contoh kopi Robusta :
Indonesia tidak sedikit memproduksi jenis biji kopi Robusta. Beberapa misal kopi Robusta dari Indonesia antara beda kopi Lampung, Jawa Barat, Bali, Flores, dan Bengkulu. Kopi Luwak pun berasal dari tumbuhan kopi Robusta, namun ada pun yang berasal dari tumbuhan kopi Arabika. Kopi Robusta dari negara beda contohnya ialah India, Vietnam, Jamaika, dan Uganda.


Karakteristik Kopi Robusta Yang Perlu Anda Tahu

\
Karakteristik Kopi Robusta Yang Perlu Anda Tahu

Indonesia menjadi di antara negara pengekspor kopi robusta terbesar di dunia, yakni sekitar 15%. Harga jual robusta di pasar kopi dunia lebih rendah dikomparasikan arabika.
Meskipun demikian, robusta menguasai pasar kopi dunia sebesar 30%, yaitu menduduki urutan terbesar kedua sesudah arabika. Di Indonesia, Sumatera Selatan dan Lampung adalahwilayah yang paling tidak sedikit menghasilkan kopi robusta pada tahun 2015 sampai 2017. Kopi robusta Lampung sudah semenjak lama dikenal sebagai jawara kopi robusta dengan kualitas terbaik.

Lalu, bagaimana ciri khas kopi robusta?
Robusta adalah jenis kopi dengan nama latin Coffea Canephora yang mempunyai nama sinonim Coffea robusta. Robusta sendiri berasal dari kata ‘robust’ dalam bahasa Inggris yang berarti kuat. Hal ini cocok dengan karakter cita rasa dan wewangian yang powerful pada kopi robusta. Kopi robusta lazimnya lebih pahit dikomparasikan arabika. Cita rasa tersebut sebab kandungan pyrazine pada robusta.
Tingkat keasaman pada robusta ingin tinggi dan tingkat kekentalannya (body) termasuk sedang sampai kuat. Karakter rasa pada robusta ingin tidak bervariasi, dimana karakter rasanya secara umum lebih laksana kacang-kacangan (nutty).
Cara merasakan kopi robusta
Di samping dinikmati langsung dengan teknik diseduh, kopi robusta tidak sedikit digunakan sebagai bahan dasar dalam penciptaan kopi siap saji (instant coffee), kopi racikan (coffee blend), dan espresso.
Espresso berikut yang selanjutnya menjadi bahan utama dalam penciptaan minuman popular yang dibaur dengan susu, krim susu, atau coklat, laksana cappuccino, caffee latte, macchiato, dan mochaccino.
Penggunaan robusta sebagai bahan dasar pada minuman itu dapat menghasilkan cita rasa yang cocok dengan selera konsumen tertentu. Karena ciri khas cita rasa robusta yang kuat, sejumlah penikmat kopi pun mencampurkan robusta dan arabika untuk membuat profil rasa yang diharapkan atau disukai.
Robusta mempunyai kandungan kafein 2 kali lipat lebih banyak daripada arabika yakni sekitar 2.7%, sementara arabika sebesar 1.5%. Namun, kandungan gula pada robusta lebih rendah (3 sampai 7%) dibadingkan arabika (6 sampai 9%).

Di samping itu, robusta berisi asam klorogenat (CGA atau chlorogenic acid) dengan kisaran 7 sampai 10%. Kandungan itu relatif lebih tinggi daripada asam klorogenat pada arabika yang berkisar antara 5.5 sampai 8%. Asam klorogenat sendiri adalahantioksidan yang secara signifikan dapat menangkal serangan serangga pada pohon robusta.
Di samping karakter biji kopi robusta, karakter tumbuhan kopi robusta pun menarik guna Anda ketahui!
Kopi robusta sesuai di tanam di wilayah beriklim tropis basah, laksana di sejumlah kawasan di Indonesia. Pohon robusta bisa tumbuh pada elevasi 0-900 meter di atas permukaan laut, dengan kata lain dapat tetap tumbuh di dataran rendah. Pertumbuhan yang optimum lazimnya pada elevasi 400-800 mdpl dengan curah hujan 2000-3000 mm per tahun. Adapun suhu udara yang sesuai berkisar antara 24 hingga 30oC dengan suhu rata-rata sebesar 26oC.
Tanaman kopi robusta bisa tumbuh pada tanah dengan kandungan organik yang tinggi dan tingkat keasaman (pH) berkisar antara 5 hingga 6. Pertumbuhan optimum robusta didukung oleh kandungan air yang cukup. Hal ini sebab pohon kopi robusta mempunyai perakaran yang dangkal, sampai-sampai tanaman ini rentan terhadap kekeringan.

Buah kopi robusta berwana hijau saat muda kemudian pulang menjadi merah saat matang. Buah yang matang tidak bakal rontok laksana pada kopi arabika, namun akan tetap menempel dengan powerful pada tangkainya. Biji kopi robusta ingin membulat dan mempunyai ukuran yang lebih kecil dikomparasikan biji kopi arabika.

Robusta lebih tidak sedikit dibudidayakan sebab produktivitasnya yang lebih tinggi dan pemeliharaanya yang relatif lebih gampang daripada arabika.
Pohon robusta pun lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini sebab tingginya kandungan kafein yang bermanfaat sebagai di antara pertahanan tumbuhan terhadap serangan hama. Robusta pun lebih tahan terhadap sekian banyak  kondisi lingkungan.

Sumber bibit kopi robusta tidak dinamakan sebagai varietas namun klon. Saat ini terdapat sejumlah jenis klon robusta di Indonesia yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka), antara beda klon BP234, klon BP308, klon BP42, dan klon SA436. Setiap klon robusta memiliki kelebihannya masing-masing.


Ciri-Ciri Kopi Robusta Lampung



PRECOLA (Premium Coffee Lampung)

Kopi  Robusta, di antara jenis kopi yang terkenal sesudah kopi Arabika, kopi robusta sendiri adalah turunan dari sejumlah spesies khususnya Canephora. Mungkin karena dalil itu, sumber bibit tumbuhan untuk robusta tidak dinamakan varietas tetapi klon, sejumlah klon hasil pengembangan PUSLIT KOKA yang mempunyai sejumlah keunggulan guna dibudidayakan mis:

Klon BP234. Produktivitasnya 800-1200 kg/ha/tahun. Perawakan ramping dengan persimpangan yang panjang dan lentur. Butiran buah agak kecil dan ukurannya tidak seragam.
Klon BP308. Klon ini adalahtanaman unggul yang tahan terhadap serangan nematoda. Keistimewaan beda klon robusta ini ialah toleran terhadap tanah yang tidak cukup subur. BP308 disarankan untuk dijadikan batang bawah, sementara batang atasnya disambung dengan klon-klon beda yang dicocokkan dengan agroklimat setempat.
Klon BP42. Klon jenis ini mempunyai produktivitas 800-1200 kg/ha/tahun. Perawakannya sedang dengan tidak sedikit cabang dan ruasnya pendek. Buah yang didapatkan besar dan dompolannya rapat.
Klon SA436. Memiliki produktivitas yang lumayan tinggi, menjangkau 1600-2800 kg/ha/tahun. Bentuk biji dari klon ini kecil dan ukurannya tidak seragam.

Kopi Robusta bisa tumbuh di daratan rendah, tetapi yang ideal antara 400 hingga 800 meter DPL, wilayah tropis basah dengan suhu berkisar 24 hingga 30 Derajat Celcius dan curah hujan antara 2000 hingga 3000 mm per tahun.

Tanah ideal guna kopi Robusta ialah tanah gembur yang kaya dengan bahan organik dengan tingkat keasaman PH tanah antara 5,5—6.5 dan menyenangi naungan dibawah pohon lainnya sebab mempunyai perakaran yang dangkal. Tanaman ini juga lumayan sensitif terhadap kekeringan.

Dipasaran, kopi ini dipasarkan dengan harga lebih rendah dibanding arabika. Di samping itu, wewangian kopi robusta tidak sekuat arabika, dengan tingkat kekentalan (body) sedang sampai-sampai berat dan citarasa pahit. Kandungan kafein kopi ini lebih dari dua kali lipat arabika, yakni berkisar 1,7-4%.

Sekitar 99% perniagaan kopi dunia ialah jenis robusta dan arabika. Kopi robusta tidak sedikit diproduksi oleh negara-negara Asia-Pasific dan Afrika, sementara kopi arabika tidak sedikit diproduksi oleh negara-negara Amerika Selatan. Penghasil kopi robusta terbesar ialah Vietnam.

Kopi robusta dari hutan equator Afrika ini didatangkan tahun 1900. Seperti halnya Liberika, Kopi ini pun didatangkan untuk menanggulangi penyakit karat daun. Namun, robusta mempunyai pertumbuhan yang kuat, pemeliharaannya ringan, pun dengan hasil buatan lebih tinggi. Kini, jenis kopi Robusta mendominasi selama 90% lokasi kopi di Aceh, Tapanuli, Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bali, pun Sumatera Selatan.

Lampung adalahpenghasil kopi robusta terbaik dan terbanyak di Indonesia. Kopi lampung memiliki wewangian khas laksana bau coklat rasa yang pekat dan tidak terlampau asam, terkadang kopi lampung ini pun beraroma laksana rempah-rempah.

Tanaman kopi robusta telah mulai berbunga pada usia 2 tahun. Bunga tumbuh pada ketiak cabang primer. Setiap ketiak ada 3-4 kumpulan bunga. Bunga seringkali mekar diawal musim kemarau. Bunga kopi robusta mengerjakan penyerbukan secara silang.

CIRI-CIRI UMUM KOPI ROBUSTA :
Tumbuh di daratan rendah 400 – 800 DPL.
Suhu perkembangan 24 hingga 30 Derajat Celcius.
Akarnya dangkal.
Tinggi pohon 4 hingga 6 meter.
Curah hujan ideal 2000 – 3000 mm per tahun.
Kandungan kafein tinggi antara 1.7 hingga 4 persen.
Buah matang tetap menempel di pohon.
Waktu berbunga hingga buah matang 10-11 bulan.
Karakter seduhan agak pahit.
Bentuk biji bulat dan lebih kecil.
Hasil buatan 2000 – 4000 kg per hektar.
Memiliki rasa laksana coklat.
Aroma ingin manis.
Menguasai selama 25 % pasar kopi dunia.
Negara penghasil kopi robusta terbesar Vietnam dan Indonesia.
Harga jual lebih murah dari kopi Arabika.

Penjelasan Kopi Robusta Lampung



KOPI ROBUSTA LAMPUNG  (PRECOLA)
Robusta ialah salah satu jenis tumbuhan kopi dengan nama ilmiah Coffea canephora. Nama robusta dipungut dari kata “robust“, istilah dalam bahasa Inggris yang dengan kata lain kuat. Sesuai dengan namanya, minuman yang diekstrak dari biji kopi robusta mempunyai cita rasa yang powerful dan ingin lebih pahit dibanding arabika.

Biji kopi robusta tidak sedikit digunakan sebagai bahan baku kopi siap saji (instant) dan pencampur kopi racikan (blend) untuk meningkatkan kekuatan cita rasa kopi. Di samping itu, biasa juga dipakai untuk menciptakan minuman kopi berbasis susu laksana capucino, cafe latte dan macchiato.

Biji kopi robusta dirasakan inferior dan dihargai lebih rendah dibanding arabika. Secara global buatan robusta menduduki urutan kedua sesudah arabika. Indonesia adalahsalah satu negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Sebagian besar perkebunan kopi di negeri ini ditanami jenis robusta, sisanya arabika, liberika, dan excelsa.

DESKRIPSI TANAMAN
Pohon kopi robusta mempunyai perakaran dangkal oleh karena tersebut sedikit rentan dengan kekeringan. Tanaman ini membutuhkan tanah yang kaya kandungan organik guna menopang pertumbuhannya. Bila ditanam di dataran rendah, robusta memiliki keawetan yang jauh lebih baik terhadap penyakit karat daun dibanding arabika.

Daun kopi robusta bentuknya oval dengan ujung meruncing. Daun tumbuh pada batang, cabang dan ranting. Pada unsur batang dan cabang daunnya tumbuh berselang seling, sementara pada unsur ranting daunnya tumbuh pada bidang yang sama.

Dari segi ukuran, buah kopi robusta lebih kecil dibanding arabika. Ketika muda kulit buah berwarna hijau dan pulang menjadi merah ketika matang. Buah yang sudah matang tetap menempel powerful di tangkainya, tidak rontok laksana arabika. Bentuk bijinya ingin membulat dan ukurannya lebih kecil dari arabika.

ASAL USUL TANAMAN
Kopi robusta ditemukan kesatu kali di Kongo pada tahun 18981 oleh berpengalaman botani dari Belgia. Robusta adalahtanaman pribumi Afrika yang meliputi wilayah Kongo, Sudan, Liberia, dan Uganda. Robusta mulai dikembangkan secara besar-besaran di mula abad ke-20 oleh pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia.2

Pengembangan kopi robusta bermula dari bencana wabah penyakit karat daun atau Hemileia vastatrix yang menyerang tumbuhan kopi. Pada tahun 1878 mayoritas perkebunan kopi di Indonesia rusak dampak penyakit tersebut. Kemudian Belanda mengubah arabika dengan liberika. Namun di tahun 1890 kopi liberika pun mengalami penyakit yang sama.3

Pada tahun 1902 didatangkan jenis kopi robusta dari kebun raya Jardine di Brussel, Belgia.4 Setelah dianalisis tanaman tersebut dijamin lebih tahan terhadap penyakit karat daun. Lalu pada tahun 1907 tumbuhan kopi liberika diganti dengan robusta.5 Upaya kali ini berhasil, robusta terbukti mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap penyakit karat daun.

Hingga ketika ini perkebunan-perkebunan kopi di Indonesia didominasi jenis robusta. Dalam perniagaan komoditas kopi global, Indonesia adalahpenghasil kopi robusta terbesar dunia sesudah Vietnam dan Brasil. Lebih dari 80% perkebunan kopi di Indonesia ditanami robusta, selama 17% ditanami arabika, beberapa kecil sisanya ditanami liberika dan excelsa.6
BIJI atau BUBUK. Untuk pilihan BUBUK, cantumkan di catatan pilihan gilingannya ya: Halus/Medium/Kasar
Untuk pemesanan dalam jumlah besar dapat menghubungi ke profil kami.
100 % kopi Robusta kopi coffee AROMA lampung ROBUSTA
rasanya ini adalah oleh-oleh Lampung yang wajib ditenteng pulang Biji Kopi yang kami jual adalah biji kopi pilihan, karena langsung dari petani kopi. Sehingga kualitas nya terjamin. Silahkan diorder dan buktikan sendiri kualitas dan citarasanya.